Front Matter

Front Matter

Author(s):
Regional Office for the Asia and the Pacific
Published Date:
August 2018
Share
  • ShareShare
Show Summary Details

PETIKAN

Mewujudkan Potensi

Ekonomi Indonesia’s

PENYUNTING

Luis E. Breuer • Jaime Guajardo • Tidiane Kinda

DANA MONETER INTERNASIONAL

Catatan untuk Pembaca

Tulisan ini adalah petikan dari buku Mewujudkan Potensi Ekonomi Indonesia, yang disunting oleh Luis E. Breuer, Jaime Guajardo, dan Tidiane Kinda.

Dengan penduduk melebihi 260 juta orang, Indonesia adalah negara berpenduduk keempat terbesar di dunia dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Perekonomian modern Indonesia telah dibentuk oleh periode kemakmuran yang panjang, krisis sosioekonomi dan politik yang besar pada akhir tahun 1990-an, dan pemulihan yang kuat dan berkelanjutan selama 20 tahun terakhir. Terlepas dari sejarah yang kaya ini, kepustakaan ekonomi tentang Indonesia masih terbatas.

Buku ini memberikan analisis makroekonomi komprehensif yang mencakup beberapa tahun terakhir dan menyingkap berbagai kekuatan dasar yang kemungkinan akan membentuk ekonomi Indonesia. Buku ini menyoroti bahwa selama dua dekade terakhir Indonesia telah berhasil membangun ekonomi yang lebih tangguh dan meraih kemajuan sosial ekonomi yang luar biasa. Karena lanskap global terus berevolusi dan bergeser, rerangka dan perangkat kebijakan di Indonesia juga harus disesuaikan. Buku ini mengkaji kendala utama terhadap pertumbuhan, mengusulkan opsi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan mengeksplorasi berbagai persoalan kunci di bidang ekonomi yang kemungkinan akan dihadapi oleh para pembuat kebijakan di masa depan. Buku ini juga memberikan rekomendasi bagaimana memperkuat rerangka dan perangkat kebijakan— atau “infrastruktur lunak” negara—untuk membantu memastikan bahwa ekonomi Indonesia dan masyarakat Indonesia terus berkembang.”

Petikan ini diambil dari halaman cetakan percobaan yang belum dikoreksi. Mohon periksa kembali kutipan dan atribusi dengan jilid yang dipublikasikan.

Mewujudkan Potensi Ekonomi Indonesia

Disunting oleh Luis E. Breuer, Jaime Guajardo, and Tidiane Kinda

ISBN: 978-1-48433-714-1

Tanggal Publikasi: Musim Gugur 2018

Formats: Digital; Paperback, 6x9 in.

Harga: USD 25

Untuk informasi tambahan tentang buku ini, silakan hubungi:

Dana Moneter Internasional, IMF Publications

P.O. Box 92780, Washington, DC 20090, U.S.A.

Tel: (202) 623–7430@ Fax: (202) 623–7201

Email: publications@imf.org

www.bookstore.imf.org

© 2018 Dana Moneter Internasional

Mewujudkan Potensi Ekonomi Indonesia

EDITORS

Luis E. Breuer • Jaime Guajardo • Tidiane Kinda

DANA MONETER INTERNASIONAL

© 2018 Dana Moneter Internasional

Disain halaman depan: IMF Creative

Data Katalog Publikasi

Perpustakaan IMF

Nama: Breuer, Luis E., | Guajardo, Jaime. | Kinda, Tidiane. | International Monetary Fund.

Judul: Mewujudkan potensi ekonomi Indonesia/editors: Luis E. Breuer, Jaime Guajardo, Tidiane Kinda.

Deskripsi: Washington, DC : International Monetary Fund, [2018] | | Termasuk referensi bibliografi.

Pengidentifikasi: ISBN 9781484337141 (paper)

Subyek: LCSH: Indonesia — Kondisi ekonomi. | Perkembangan ekonomi— Indonesia. | Keuangan, Publik — Indonesia. | Kebijakan moneter —Indonesia. Klasifikasi: LCC HC447.R42 2018

ISBN: 978–1–48433–714–1 (kertas)

978–1–48435–590–9 (ePub)

978–1–48435–591–6 (Mobi)

978–1–48435–595–4 (PDF)

Silakan mengirim pesanan ke:

International Monetary Fund, Publication Services

P.O. Box 92780, Washington, D.C. 20090, U.S.A.

Tel.: (202) 623–7430 Fax: (202) 623–7201

E-mail: publications@imf.org

Internet: www.elibrary.imf.org

www.bookstore.imf.org

Daftar Isi

  • Kata pengantar

  • Ucapan terima kasih

  • Kontributor

  • Bagian I. Membangun di atas Landasan yang kuat

  • 1 Mewujudkan Potensi Ekonomi Indonesia: Ikhtisar

  • Luis E. Breuer dan Tidiane Kinda

  • 2 Dua Puluh Tahun setelah Krisis Keuangan Asia

  • Muhamad Chatib Basri

  • Bagian II. Reformasi Struktural

  • 3 Meningkatkan Potensi Pertumbuhan

  • Jongsoon Shin

  • 4 Membangun Infrastruktur

  • Teresa Curristine, Masahiro Nozaki, dan Jongsoon Shin

  • Bagian III. Keuangan Publik

  • 5 Mendukung Pertumbuhan Inklusif

  • Hui Jin

  • 6 Menerapkan Strategi Pendapatan Jangka Menengah

  • Ruud de Mooij, Suahasil Nazara, dan Juan Toro

  • Bagian IV. Perdagangan dan Keuangan Lintas Batas

  • 7 Limpasan dari Ekonomi Internasional

  • Jaime Guajardo

  • 8 Keterpautan dengan Ekonomi Dunia

  • Mitali Das

  • 9 Mendiversifikasi Ekspor Barang Dagangan

  • Agnes Isnawangsih dan Yinqiu Lu

  • 10 Penentu Arus Modal

  • Yinqiu Lu

  • Bagian V. Kebijakan Moneter dan Keuangan

  • 11 Mendorong Pendalaman dan Inklusi Keuangan

  • Heedon Kang

  • 12 Mengelola Keterpautan Keuangan-Makro

  • Elena Loukoianova, Jorge A. Chan-Lau, Ken Miyajima, Jongsoon Shin, dan Giovanni Ugazio

  • 13 Memperkuat Stabilitas Keuangan

  • Ulric Eriksson von Allmen dan Heedon Kang

Kata Pengantar

Indonesia telah meraih kemajuan luar biasa selama 20 tahun terakhir. Hal ini bukan suatu kebetulan. Negara ini mengubah dirinya dengan meniti kebijakan ekonomi yang sehat dan dengan memanfaatkan kepandaian dan keragaman yang luar biasa dari masyarakatnya. Pertumbuhan ekonomi yang kuat dan stabil berhasil mengurangi kemiskinan dengan tajam, meningkatkan standar hidup bagi jutaan orang dan mengampu munculnya kelas menengah yang dinamis.

Indonesia adalah salah satu ekonomi pasar berkembang (emerging market) terbesar di dunia, negara anggota pendiri Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), dan anggota Kelompok 20 (Group of 20). Menjadi tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia 2018 di Bali adalah bukti lebih lanjut atas peran Indonesia yang semakin menonjol dalam perdebatan kebijakan global. Pertemuan-pertemuan ini menawarkan kesempatan unik untuk menunjukkan pencapaian sosial dan ekonomi yang mengesankan dari Indonesia dan Asia. Dunia dapat belajar banyak dari kawasan ini, termasuk apa yang disebut cara ASEAN untuk menjangkau lintas batas. Hal ini tertangkap baik dalam semboyan resmi Indonesia: “Bhinneka Tunggal Ika,” atau “Kesatuan dalam Keragaman.”

Indonesia berada dalam posisi yang baik untuk menjalankan perubahan lebih lanjutnya menuju masyarakat yang lebih sejahtera dan inklusif dengan memanfaatkan beberapa tren yang menguntungkan, termasuk angkatan kerjanya yang muda dan bertumbuh, pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, dan peran Asia yang semakin meningkat dalam perekonomian global. Namun, memanfaatkan keadaan yang menguntungkan ini untuk mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi dan memberikan pekerjaan berkualitas kepada angkatan kerja yang terus bertumbuh akan perlu didukung oleh reformasi kebijakan yang penting, termasuk memobilisasi pendapatan untuk membiayai belanja pembangunan dan mendukung reformasi produk, tenaga kerja, dan pasar keuangan.

Buku ini mengulas isu-isu kunci yang kemungkinan akan dihadapi oleh para pembuat kebijakan di tahun-tahun mendatang. Buku ini membahas prioritas kebijakan yang dapat mengampu Indonesia untuk terus berkembang, termasuk kebutuhan untuk memutakhirkan “infrastruktur lunak”-nya (“soft infrastructure”)—yaitu, kelembagaan, rerangka kebijakan, dan perangkat yang digunakan untuk mengelola ekonomi. IMF adalah mitra yang berkomitmen dalam transformasi Indonesia, yang membagi pengetahuan tentang praktik terbaik internasional melalui saran kebijakan, bantuan teknis, dan pelatihan. Kita “bergotong royong”—bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Christine Lagarde

Direktur Pelaksana

Dana Moneter Internasional

Ucapan Terima Kasih

Buku ini merupakan upaya kolektif yang melibatkan staf dari banyak departemen IMF dan sejumlah pejabat Indonesia. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada penulis kontributor atas kolaborasi erat dan antusiasme dalam mengeksplorasi berbagai aspek ekonomi Indonesia. Buku ini mendapat banyak manfaat dari dukungan staf di Departemen Asia dan Pasifik IMF, khususnya, Wakil Direktur Kenneth Kang. Kami juga berterima kasih atas masukan berharga dari banyak kolega IMF di berbagai tahapan proyek, termasuk Calixte Ahokpossi, Tubagus Feridhanusetyawan, Elena Loukoianova, dan Seng Guan Toh.

Kami sangat menghargai komentar dan umpan balik membangun yang kami terima dari Ibu Aida S. Budiman dan rekan-rekan lainnya di Bank Indonesia, dari rekan-rekan di Kementerian Keuangan Indonesia, dari kantor Direktur Eksekutif IMF yang menangani Indonesia, dan dari rekan kerja Indonesia lainnya.

Kami berutang budi kepada Divisi Editorial dan Publikasi Departemen Komunikasi IMF. Terima kasih khusus kepada Linda Griffin Kean dan Gemma Diaz dalam mengelola proyek ini dan kepada Patricia Loo dan Sherrie L. Brown untuk kontribusi editorial mereka.

Dan terakhir, terima kasih kepada Agnes Isnawangsih dan Nong Jotikasthira atas karya mereka yang luar biasa dalam penyusunan buku ini.

Luis E. Breuer, Jaime Guajardo, dan Tidiane Kinda

Editors

Para Kontributor

Dr. Muhamad Chatib Basri adalah mantan menteri keuangan Indonesia dan ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia. Ia mengajar di Universitas Indonesia dan merupakan ketua dewan penasihat Mandiri Institute. Ia adalah senior fellow pada Ash Center di Harvard Kennedy School, Pacific fellow pada University of California di San Diego, dan profesor tamu di Australian National University (ANU) dan Nanyang Technological University. Dr. Basri adalah anggota dewan penasihat Centre for Applied Macroeconomic Analysis di ANU dan anggota Dewan Penasihat Bank Dunia untuk Gender and Development. Ia memegang gelar PhD dari ANU.

Luis E. Breuer adalah Kepala Divisi Indonesia dan Filipina di Departemen Asia dan Pasifik Dana Moneter Internasional. Mr. Breuer telah memimpin misi IMF ke sejumlah negara di Asia, Pasifik, Amerika Tengah, dan Karibia, dan menjabat sebagai perwakilan menetap di Bolivia, Nikaragua, dan Peru. Sebelum bergabung dengan IMF, ia adalah direktur eksekutif Bank Sentral Paraguay, penasihat ekonomi untuk sejumlah negara Amerika Latin, dan mengajar di University of Illinois di Urbana-Champaign, dari mana ia mendapatkan gelar PhD dalam bidang ekonomi.

Jorge A. Chan-Lau, adalah seorang Ekonom Senior di IMF dan peneliti senior di Institut Manajemen Risiko di National University of Singapore, yang bertanggung jawab atas program pelatihan internal IMF mengenai analisis keuangan makro dan untuk kursus kebijakan sektor keuangan eksternal. Ia telah berkontribusi pada Global Financial Stability Report (Laporan Stabilitas Keuangan Global) dan berpartisipasi dalam berbagai misi Artikel IV dan Program Penilaian Sektor Keuangan di negara-negara maju, negara ekonomi baru, dan negara-negara berpendapatan rendah. Ia telah memberikan advis bagi bank-bank sentral di berbagai negara, termasuk Kanada, Chili, Singapura, dan Afrika Selatan. Ia memegang gelar PhD dan MPhil dari Columbia University, dan gelar BS dari Pontificia Universidad Católica del Perú.

Teresa Curristine adalah Wakil Kepala Divisi di Departemen Urusan Fiskal IMF. Ia memimpin proyek dan tim yang bekerja pada isu-isu manajemen keuangan publik di Amerika Latin dan Asia. Sebelum bergabung dengan IMF, ia bekerja untuk Organisasi untuk Kerja Sama dan Pengembangan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development, OECD), di mana ia memimpin OECD Network on Performance and Results dan mengelola proyek-proyek modernisasi sektor publik dan meningkatkan efisiensi sektor publik. Ia telah menerbitkan beberapa artikel dan mengedit tiga buku: Public Financial Management and Its Emerging Architecture, Performance Budgeting in OECD Countries, dan Modernising Government: The Way Forward. Ia adalah dosen di University of Oxford, dari mana ia menerima gelar PhD-nya.

Mitali Das adalah Wakil Kepala Divisi di Departemen Strategi, Kebijakan, dan Review IMF, di mana ia mengawasi operasi dan perpanjangan penilaian keseimbangan eksternal. Ia adalah penulis buku metodologi IMF berjudul Penilaian Kesimbangan Eksternal (External Balance Assessment) dan adalah Ketua Bersama dari Laporan Sektor Eksternal 2015 IMF. Sebelumnya, ia menangani isu-isu terkait Kelompok Dua Puluh (G20), termasuk Program Penilaian Mutual (Mutual Assessment Program). Sebelum bergabung dengan IMF, Ms. Das adalah seorang associate professor di Columbia University, Harvard University, Dartmouth College, dan University of California di Davis. Minat penelitiannya adalah ketidaksetaraan, teknologi, keseimbangan eksternal, dan ekonometrika. Ia meraih gelar PhD dari Massachusetts Institute of Technology.

Ruud de Mooij adalah Kepala Divisi Kebijakan Pajak dari Departemen Urusan Fiskal IMF. Divisi ini memberikan program intensif bantuan teknis, melakukan pekerjaan analitis, dan mendukung tim negara IMF dalam isu-isu kebijakan pajak. Sebelum bergabung dengan IMF, Mr. de Mooij adalah profesor ekonomi publik di Erasmus University di Rotterdam. Ia telah menerbitkan banyak tulisan tentang permasalahan pajak, termasuk dalam American Economic Review dan Journal of Public Economics. Penelitiannya saat ini fokus pada pajak penghasilan, masalah pajak internasional, dan mobilisasi pendapatan di negara berkembang. Mr. de Mooij juga merupakan seorang research fellow di University of Oxford, Bergen, Mannheim, dan Munich.

Jaime Guajardo adalah Ekonom Senior di Departemen Asia dan Pasifik IMF, yang bekerja sebagai Desk Economist untuk Indonesia. Ia bergabung dengan IMF pada tahun 2004, dan bekerja di Departemen Eropa, Institut IMF, dan Departemen Riset sebelum bergabung dengan Departemen Asia dan Pasifik. Sebelum bergabung dengan IMF, ia bekerja sebagai peneliti di Bank Sentral Chile. Mr. Guajardo meraih gelar PhD dalam bidang ekonomi dari University of California, Los Angeles, dan gelar sarjana dan master di bidang ekonomi dari Universidad de Chile.

Agnes Isnawangsih adalah seorang Staf Peneliti di Departemen Asia dan Pasifik IMF, bekerja untuk Indonesia dan Filipina. Ia bergabung dengan IMF pada tahun 2001 dan bekerja di Departemen Strategi, Kebijakan dan Tinjauan sebelum bergabung dengan Departemen Asia dan Pasifik. Sebelum bergabung dengan IMF, ia bekerja sebagai ekonom di Bank Indonesia. Ia memiliki gelar master dalam bidang bisnis dan ekonomi dari University of California, Santa Barbara; gelar master dalam administrasi bisnis internasional dari Universitas Indonesia; dan gelar sarjana dalam bidang agronomi dari Institut Pertanian Bogor.

Hui Jin menerima gelar sarjana dan master di bidang ekonomi dari Universitas Tsinghua dan PhD dari Harvard University. Ia dulunya adalah seorang ahli strategi investasi penghasilan tetap di State Street Bank sebelum bergabung dengan IMF pada tahun 2009. Di IMF, ia pernah bekerja di Departemen Moneter dan Pasar Modal, Departemen Afrika, dan Departemen Urusan Fiskal. Sebagai seorang ekonom fiskal, ia berpartisipasi dalam negosiasi program IMF dengan Malawi, Yordania, dan Yunani, dan saat ini bekerja tentang permasalahan fiskal di Indonesia. Ia juga memberikan bantuan teknis kepada otoritas berbagai negara di seluruh dunia mengenai kebijakan pengeluaran.

Heedon Kang adalah Ahli Sektor Keuangan Senior di Departemen Moneter dan Pasar Modal IMF. Penelitiannya fokus pada kebijakan moneter dan makroprudensial. Ia pernah terlibat dalam Program Penilaian Sektor Keuangan (Financial Sector Assessment Programs) untuk Brasil, Indonesia, Irlandia, Belanda, dan Singapura, yang meliputi tes stres, analisis kerentanan perusahaan dan rumah tangga, dan penilaian kebijakan makroprudensial. Sebelum bergabung dengan IMF, ia bekerja di Bank of Korea, mengembangkan model prakiraan makroekonomi, melakukan simulasi kebijakan moneter dan makroprudensial, dan menyusun kerangka penargetan inflasi jangka menengah. Ia meraih gelar PhD bidang ekonomi dari University of Minnesota di Twin Cities.

Tidiane Kinda adalah seorang Ekonom Senior di Departemen Asia dan Pasifik IMF yang bekerja membidangi Indonesia. Ia sebelumnya adalah Asisten Khusus Direktur dan Ekonom di Divisi Studi Regional di departemen yang sama. Ia juga bekerja di Departemen Afrika dan Departemen Urusan Fiskal, termasuk sebagai ekonom fiskal untuk kawasan euro, Kanada, Kroasia, dan Moldova, dan seorang Desk Economist untuk Chad. Sebelum bergabung dengan IMF, ia bekerja di Departemen Riset Bank Dunia. Ia telah menerbitkan banyak makalah, termasuk tentang keuangan publik, ketidaksetaraan, dan arus modal. Ia meraih gelar PhD dari Universitas Auvergne (Prancis), di mana ia mengajar makroekonomi dan ekonometri terapan. Ia adalah seorang research fellow di Columbia University.

Elena Loukoianova telah bekerja di IMF sejak tahun 2002, dan saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Divisi di Departemen Asia dan Pasifik. Ia membidangi berbagai isu, termasuk pengawasan keuangan, analisis neraca, dan kebijakan makroprudensial. Pada tahun 2008–10, ia bekerja sebagai direktur dan ekonom senior dalam penelitian pasar ekonomi baru untuk penelitian Eropa baru untuk Barclays Capital, serta seorang ekonom senior di Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (European Bank for Reconstruction and Development). Penelitiannya saat ini fokus pada risiko politik, likuiditas global, utang rumah tangga, dan risiko sistemik. Ia memiliki gelar PhD dalam bidang ekonomi dari University of Cambridge, Inggris, dan gelar PhD dalam bidang matematika dari Universitas Negeri Ulyanovsk, Rusia.

Yinqiu Lu adalah Ekonom Senior di Departemen Strategi, Kebijakan, dan Review IMF. Ia telah bekerja di IMF sejak tahun 2005 dan membidangi berbagai isu kebijakan dan negara, termasuk penilaian sektor eksternal, manajemen aset dan kewajiban negara, penilaian stabilitas keuangan, dan pengembangan pasar modal. Minat penelitiannya meliputi pasar pendapatan tetap di negara-negara ekonomi baru, dana abadi (soverign wealth funds), serta komoditas dan derivatif kredit. Ia meraih gelar PhD dalam bidang ekonomi dari City University of New York dan BA dari Universitas Nanjing, Tiongkok.

Ken Miyajima adalah seorang Ekonom Senior di Departemen Afrika IMF, dengan fokus pada kebijakan moneter dan masalah sektor keuangan. Ia bergabung dengan IMF pada tahun 2005, dan juga pernah bekerja di Departemen Moneter dan Pasar Modal dan Departemen Eropa. Ia juga pernah bekerja selama empat tahun di Bank for International Settlements sebagai ekonom senior pada Unit Negara Ekonomi Baru. Sebelum bergabung dengan IMF, ia bekerja di sektor swasta, termasuk di JPMorgan dan McKinsey & Co di Tokyo. Ia meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Hitotsubashi, Jepang, dan PhD di bidang ekonomi dari University of California, Los Angeles, dan belajar di Ecole des Hautes Etudes Commerciales de Paris.

Suahasil Nazara adalah ketua Badan Kebijakan Fiskal di Kementerian Keuangan Indonesia. Sebelumnya, ia adalah koordinator kebijakan di Sekretariat Tim Nasional untuk Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Kantor Wakil Presiden dan anggota Komite Ekonomi Nasional. Ia sebelumnya adalah seorang profesor ekonomi di Universitas Indonesia. Ia meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia, master sains dari Cornell University, dan PhD dari University of Illinois di Urbana-Champaign.

Masahiro Nozaki adalah seorang Ekonom Senior di Departemen Asia dan Pasifik IMF. Ia juga merupakan Kepala Misi untuk Negara Federasi Mikronesia. Untuk IMF, ia pernah bekerja pada isu-isu fiskal di Indonesia, Filipina, dan Sri Lanka. Minat penelitiannya termasuk kebijakan pengeluaran publik dan reformasi jaminan sosial. Ia memiliki gelar PhD dalam bidang ekonomi dari Brown University.

Jongsoon Shin adalah seorang Ekonom Senior di Departemen Strategi, Kebijakan, dan Review IMF. Ia juga Kepala Misi untuk Tuvalu. Ia menangani Indonesia, Jepang, Korea, Mongolia, dan Papua Nugini di Departemen Asia dan Pasifik. Minat penelitiannya meliputi berbagai isu korporasi/sektor perbankan, investasi publik-swasta, dan reformasi makrostruktural. Sebelum bergabung dengan IMF pada tahun 2011, ia bekerja untuk pemerintah Korea, termasuk di Kementerian Keuangan dan Ekonomi dan Komisi Jasa Keuangan. Ia memiliki gelar MBA keuangan dari Wharton School of the University of Pennsylvania, dan meraih gelar BA dari Universitas Nasional Seoul.

Juan Toro adalah Asisten Direktur di Departemen Urusan Fiskal IMF, yang bertanggung jawab mengelola bantuan teknis administrasi pendapatan untuk Eropa, Asia, Afrika Utara, Timur Tengah, dan Asia Tengah. Ia telah memimpin dan berpartisipasi dalam misi bantuan teknis IMF dalam administrasi pendapatan bagi lebih dari 30 negara. Sebelum bergabung dengan IMF, ia adalah komisaris administrasi pajak Chile dan pada tahun 2004 menerima Wharton-Infosys Business Transformation Award karena memimpin model administrasi pajak online di Chile. Ia telah berpartisipasi di dewan berbagai perusahaan Chile. Ia lulus dengan gelar master di bidang ekonomi dan manajemen dan teknik industri sipil dari Universitas Chile.

Giovanni Ugazio adalah seorang Ekonom di Divisi Lembaga Keuangan di Departemen Statistik IMF. Ia telah bekerja di IMF selama lima tahun, terutama fokus pada analisis neraca sektor keuangan dan sektor swasta, serta bantuan teknis dan pekerjaan pengawasan terkait dengan statistik moneter dan indikator kesehatan finansial. Sebelum bergabung dengan IMF, Giovanni Ugazio bekerja sebagai ekonom di European Central Bank dan di sektor swasta.

Ulric Eriksson von Allmen, seorang warga negara Swedia, adalah Asisten Direktur di Departemen Moneter dan Pasar Modal IMF dan kepala Divisi Pengawasan dan Peninjauan departemen. Ia memimpin pekerjaan IMF pada Program Penilaian Sektor Keuangan 2018 untuk Indonesia. Sebelum bergabung dengan Departemen Moneter dan Pasar Modal pada akhir tahun 2014, ia adalah anggota staf senior di Departemen Belahan Bumi Barat IMF, di mana ia memimpin pekerjaan di Chile, Argentina, dan Uruguay, dan sebelum itu ia menjadi Kepala Divisi Departemen Strategi, Kebijakan dan Tinjauan. Ia belajar ekonomi di Universitas Gothenburg, Universitas Stockholm, dan Columbia University.

    Other Resources Citing This Publication